Archive for April, 2009

Mungkin seperti inilah yang dirasakan oleh Dostoevsky. Atau Ho Chi Minh, Soekarno, Sjahrir, Pramoedya, bahkan Mochtar Lubis. Mereka terkurung oleh empat sisi tembok penjara dan hanya ditemani selembar kertas.

Dingin. Kotor. Sepi. Gelap. Suram.

Sudah jutaan orang yang pernah merasakan berada dalam gelapnya penjara. Bermusuhan dengan teralis besi, berkawan dengan kertas. Namun hanya sebagian [...]